Teguran Menghasilkan Ketekunan

 Teguran Menghasilkan Ketekunan Bagi kebanyakan orang, mendapatkan teguran pasti tak sedap mendengarkannya.Siapapun, bila mendapatkan teguran, apalagi disebutkan sebagai teguran keras, pasti menyakitkan. Mengapa ditegur? Karena pasti ada yang dirasakan sebagai kesalahan, bahkan mungkin fatal. Teguran diarahkan untuk memperbaiki kelakuan, sikap dan sifat. Berikut ini saya menceritakan pengalaman saya mengenai teguran yang pernah saya dapatkan. Bayangkan bila dari mimbar seorang pelayan […]

» Read more

Menuju Ruang Ujian Sekolah

Sebanyak 52 siswa peserta ujian sekolah dari jenjang SD, SMP dan SMA yang berjemaat di Koro’oto, sore ini (Minggu, 08/03/2020) mengikuti kebaktian khusus persiapan menuju ujian. Kelima puluh dua siswa peserta ujian itu terdiri dari jenjang SD sebanyak 17 orang, SMP 18 orang dan SMA 17 orang. Kebaktian dipimpin oleh Cavik, Deni A. Ora, S.Th didampingi dan di bawah bimbingan […]

» Read more

Ketika Kau Tak Ada Lagi

RIP kawan.. Kawan yang tau semua rasa.. rasa yg tertuang dalam berbagai tulisan di dalamnya Kawan yang simpan semua perencanaan pribadi juga pelayanan. Kawan yang mengingatkan bt untuk semua memori baik atau buruk.. Kawan e… sorry tak bisa menyelamatkanmu. Tulisan ini direkateratkan pada dinding seseorang pengguna media sosial feisbuk. Menarik. Pemiliknya menyatakan penyesalannya. Ia menghanyutkan rasa hatinya pada laptop milikinya. Rangkaian […]

» Read more

Pembaharuan Komitmen sebagai Kebiasaan yang Luar Biasa

Bertempat di gedung kebaktian Jemaat Teunbaun Rabe, Klasis Amarasi Timur telah dilangsungkan kebaktian pembaharuan komitmen. Dua sosok penting menjadi pusat perhatian pada kebaktian ini yang berlangsung pada tanggal 5 Maret 2020. Satu sosok yang diterima untuk membaharui komitmen pelayanan di Rabe, dan satunya lagi sosok yang akan dilepas untuk membaharui komitmen pelayanan di tempat baru. Pdt. Trovia A. Niap-Ratu Ed. […]

» Read more

Koro’oto Menyongsong Paskah 2020

Menyongsong Paskah 2020, Jemaat Pniel Tefneno’ Koro’oto melalui Panitia Hari Raya Gerejawi telah merancang beberapa kegiatan. Satu di antarnaya pagi ini telah nyata di depan umat Tuhan. Dalam kebaktian pagi ini, seorang anak mewakili kategorial PAR telah membacakan satu teks berbahasa daerah. Tujuan membaca teks berbahasa daerah yaitu membiasakan anak membaca teks berbahasa daerah. Teks dikutip dari Perjanjian Baru Uab […]

» Read more