Neek a’paran, hati yang merendah

Semalam grup WhatsApp ramai dengan dua topik. Menarik tapi juga lucu dan mengecewakan hingga membuat para anggota grup merasa jengah. Setelah beristirahat, pagi ini berlanjut lagi setelah saya kirim skrin syut permohonan maaf dari “penggoda” awal yang menyebabkan keramaian itu terjadi. Padahal, yang dibahas adalah satu kabar duka yang tidak boleh main-main dalam budaya etnis dan entitas manapun. Pagi ini […]

» Read more