Menata Wajah Menata Hati dan Ide

Beberapa hari terakhir ini Majelis Jemaat Pniel Tefneno’ Koro’oto mendapat dukungan beberapa orang pemuda dan anggota kaum perempuan dalam satu tugas kerja bersama. Mereka menyiapkan satu unit rumah yang sudah lebih dari dua tahun tidak dihuni. Pastori lama. Setelah Pastori baru dibangun dan dihuni, pastori lama seakan hanya kenangan belaka, tempat dimana sepeda motor diparkir. Itupun bila ada yang sempat ke sana. Jika tidak, di sana hanya menjadi singgahan bulanan para diaken untuk tugas-tugas pelayanan kasih.

Lalu, datanglah satu program kerja sama antar lembaga pendukung kegiatan-kegiatan gereja. UBB dalam kerja sama dengan FCbH (Faith Comes by Hearing), akan melakukan program merekam seluruh isi Perjanjian Baru dalam beberapa bahasa. Salah satu di antara bahasa daerah yang telah siap dan telah menerjemahkan perjanjian baru adalah, Uab Amarasi.

Kegiatan perekaman akan dipusatkan di Jemaat Pniel Tefneno’ Koro’oto. Telah diputuskan bahwa sesungguhnya kegiatan ini akan dilaksanakan pada Mei 2020, akan tetapi mengalami perubahan waktu sehingga akan dilakukan dalam Februari 2020 ini hingga selesai.

Ketika kabar ini tiba, persiapan dimulai oleh para anggota Majelis Jemaat di bawah kepemimpinan Ketua MJ dan Wakil Ketua MJ, Pdt. Papi A. Ch. Zina, S.Th dan Pdt. Yulita Y. Zina-Lero, S.Th. Rapat Majelis Jemaat pada 26 Januari 2020 memutuskan untuk segera merehab bangunan pastori lama untuk kepentingan saat ini dan kepentingan bersama di dalam Jemaat.

Kesiapan itu bagai membersihkan tubuh insani. Mandi. Membersihkan seluruh bagian tubuh yang telah ditempeli kotoran/debu dan lain-lainnya. Tapi, tampilan saja tidaklah cukup. Bagian dalam harus lebih baik lagi.

Begitulah makhluk insani. Tampilan sering dominan daripada isi benak; hati dan pikiran. Mari siapkan hati dengan segala keikhlasan, kegembiraan dan kerendahan. Mari bawa pikiran pada ide segar yang segera menyehatkan tubuh jasmani ini.

Tengoklah rumah tua yang tampak luarnya tiada membuat mata ini nyaman, tetapi masuklah ke dalamnya, temukan nuansa pembaharuan, nuasa kesegaran, nuansa raga bertuan motivasi terbaharukan.

Penulis: Heronimus Bani