Faith Comes by Hearing (3) Simulasi

Faith Comes by Hearing (3) Simulasi

Program kerja FCbH memasuki tahap simulasi. Simulasi bertujuan untuk mengenalkan seluruh perlengkapan elektronik yang dipergunakan dalam rangka rekaman ini. Semua perlengkapan itu merupakan produk teknologi baik hardware maupun software.

Tentang produk teknologi hardware bukan sesuatu yang luar biasa pada zaman ini yaitu laptop dan perangkat ikutannya. Sedangkan produk software merupakan softprogramm yang diciptakan khusus untuk merekam, merangkap suara pembaca bahkan hingga suara yang paling halus. Pembaca ditugaskan membaca dari teks yang disiapkan pada layar monitor. Setiap pembaca yang mendapat kesempatan membaca, ia menempati ruang rekaman yang secara khusus disiapkan untuk maksud itu.

Seorang pembaca mewakili satu karakter/tokoh di dalam Perjanjian Baru. Seorang atau dua orang dipilih sebagai narator, atau pencerita. Ia membaca bagian-bagian yang menjadi pengnntar pada kalimat-kalimat langsung yang diucapkan oleh tokoh/karakter yang dimaksudkan dalam teks alkitab PB tersebut.

Peralatan yang digunakan di dalam ruang rekaman hanya berupa satu unit headset dan satu unit layar monitor dimana teks dimunculkan untuk dibaca. Sementara di luar ruang rekaman, di sana duduk 2 orang operator yang mengendalikan rekaman. Seorang bertugas mengirim skrip/teks dan seorang bertugas merekam. Petugas yang mengirim skrip/teks berkomunikasi dengan pembaca di dalam ruang rekaman. Komunikasi yang dimaksudkan ini adalah memberikan arahan bagaimana membaca secara benar, dan bila terjadi kekeliruan atau kesalahan membaca dapat mengulangi dengan mengikuti petunjuk darinya.

Di samping dua petugas operator itu, terdapat pula 2 – 4 orang pengawas atau pengamat teks. Pengamat haruslah orang lokal yang memahami bahasa daerah, mengetahui cara mengucapkannya secara baik, benar, normal dan wajar. Pengamat bahkan harus dapat memberikan contoh membaca yang baik, benar, normal dan wajar itu, sehingga pembaca di dalam ruang rekaman tidak mengalami kekeliruan atau kesalahan membaca.

Itulah tugas-tugas yang harus dilakukan oleh tim perekam, pengamat, dan tim yang telah terpilih dalam audisi/seleksi untuk membaca seluruh teks perjanjian baru dalam Bahasa Daerah Amarasi. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pembacaan ini hingga koreksi-koreksinya akan mencapai 2 – 3 bulan.

Kaarakter seperti Yesus, Paulus, Petrus, para murid lain, Tuhan Allah, Orang sakit, Elisabet, Maria,  malaikat, dan lain-lain semuanya diperankan oleh tim yang terpilih dalam audisi/seleksi pembaca. Semua karakter yang berbicara dan telah ditulis kata-katanya, diatur dalam skrip yang dibagikan kepada pembaca untuk berlatih agar lebih mudah, ringan ketika berada di dalam ruang rekaman. Dua karakter/tokoh yang kata-katanya sangat banyak yaitu Paulus dan Yesus. Keduanya diperankan oleh orang-orang terpilih yang memenuhi syarat kelancaran membaca dengan lafal, intonasi, dinamika, wajar dan normal sesuai konteks berbahasa.

Demikian simulasi telah dilaksanakan. Selanjutnya akan memasuki real action di dalam ruang rekaman hingga tuntas.

Mari mendoakan kiranya Tuhan Yesus Pemilik dan Firman itu sendiri memberkati. Kiranya program ini berjalan aman dan terkendali dalam suasana yang mendukung hingga berakhir. Berharap pula seluruh anggota tim yang terlibat sehat selalu.

Penulis: Heronimus Bani

Foto: Merdana Ora