Jumat Tak Biasa

Hari Jumat pagi ini
Hari Jumat yang tak biasa
sepi,
hening,
jernih,
tanpa hiruk-pikuk
tanpa genderang pasar
tanpa deru pikap
tanpa derap sepatu
tanpa lipstik pemerah bibir
tanpa dasi menggantung leher
tanpa alunan musik syahdu
tanpa kumpulan massa

Jumat tak biasa ini
ada bunyi dan gema lonceng gereja
ada detak jantung berdebar degup
ada nadi tetap mengalirkan darah
ada mata tetap menyala di pagi hari
ada kuping terbuka siap mendengar
ada lidah yang sedang keluh tanpa kata
ada jemari yang tak dapat dilentikkan
ada kaki yang tak dikenan melangkah

Jumat tak biasa ini
kesendirian,
individu,
personal,
di rumah saja.

Yesus dipandangi dari jauh?
bahkan oleh yang mengasihi-Nya!


Kau?
Aku?
Kita?
Mereka?
Kami?

Yesus, ampunilah kami!
Yesus, dengarkanlah doa kami!
Yesus, kami rindu ada di kaki salib-MU
kami harus menanggung beban berat
biarkan kami ada di sana.
dan tidak menjauh dari-MU.

Amin

Heronimus Bani