Siap! Obor di Rumah Sa…!

KORO’OTO.- Satu seruan moral sebagai sikap dan tindakan pada ritus keagamaan ditulis dalam akun Pdt. Mery Kolomin II.  Siapkan Obor … demikian satu frase di antaranya yang dapat saya kutipkan dan tempatkan di sini. Menarik! Seruan itu telah mendapat sambutan luas baik dengan emoji, komentar maupun berbagi.

Saya satu di antaranya yang urun komentar. Komentar itu saya kutipkan kembali dan tempatkan pada judul tulisan ini.

Benar! Setiap tahun pada masa perayaan Paskah, Kebangkitan Yesus di subuh hari Minggu, di banyak tempat dalam wilayah pelayanan GMIT, jemaat-jemaat pasti melakukan pawai obor. Kegiatan itu berpotensi mengumpulkan massa dalam jumlah besar, baik orang dewasa maupun anak-anak.

Mendukung seruan pemerintah dan gereja untuk tetap menjaga jarak (physical distancing) maka tentulah pawai obor tidak dianjurkan. Anjuran untuk menyalakan obor oleh Ketua MSH GMIT dalam unggahan itu tentu untuk tetap memberi perhatian dan semangat pada umat gembalaan-Nya. Seruan itu nuansanya menyemangati anggota jemaat GMIT dari kota hingga ke desa, dari episentrum pelayanan hingga batas terluarnya.

Mari bersama menyambut Kebangkitan Yesus pada subuh hari Minggu dengan menyalakan obor kemenangan, obor kebangkitan.

Nyala obor yang berkobar apinya mengingatkan kita akan kehangatan cinta Yesus pada kita. Ia ingat pada kita semua yang sedang berada dalam situasi “terkurung” dalam kecemasan dan kegalauan hingga ketakutan akan pandemi covid-19 yang sudah merembes hingga ibukota provinsi NTT. Nyala obor memberi terang pada kita, bahwa ketika hati sedang galau, baiklah kita menghadap kepada Terang yang sesungguhnya itu. Ia bangkit dari alam maut. Maut tak dapat menahan Diri-Nya di tempat itu.

Maut yang sedang mengancam kehidupan saat ini kita lawan bersama dengan memandang pada “obor” yang dinyalakan Pemerintah dan Gereja Tuhan. Obor Kehidupan Abadi menyapa kita dengan sorak kemenangan.

 

by : Heronimus Bani

3 comments

  • Sherly Tanone

    Terima kasih bapa Roni, selamat mempersiapkan obor dan menyambut kemenangan Paskah…

    • Beta pung kaka akhirnya mau tulis di sini. Terima kasih ee kaka Pandita Sherly Tanone. Uisneno nneek ma namnau ko, tua. Soda molek. Itu bosong pung bilang, bukan beta. ha ha…

  • Johnny M. Banamtuan

    Tulisan sederhana, namun isinya padat dan diramu dengan bumbu kata-kata yang sedap dan bernutrisi.