Mimpi Gadis gaya Lelaki

Mimpi Gadis gaya Lelaki

Mimpi pasti dimiliki semua orang. Tapi mimpi apa? Semua orang pasti mempunyai mimpi untuk menjadi orang yang berguna. Mimpi untuk membahagiakan keluarga. Setiap orang punya cara tersendiri untuk mewujudkannya. Tetapi seringkali mimpi akan terkubur alias tidak tercapai karena berbagai faktor, di antaranya faktor ekonomi. Atau dapat pula karena orang tua yang mempunyai mimpi itu lalu berbeda dari yang dimimpikan anaknya sehingga mimpi yang selama ini ada, tidak dapat kita diwujudkan.

Akh… Bicara soal mimpi adalah seorang gadis desa. Cantik. Ya, cantik tapi gayanya seperti seorang laki-laki. Maka banyak orang mengatakan dia cocoknya menjadi laki-laki.
Ha ha. Tapi tidak heran si gadis ala laki-laki ini mempunyai mimpi besar dan sangat mulia untuk dapat melanjutkan studi di ilmu kesehatan khususnya ilmu kebidanan.
Tanpa berpikir apakah orang tuanya mau dan mampu atau tidak,  si gadis ala lelaki ini berpikir ingin mewujudkan mimpinya menjadi seorang bidan. Ia memastikan orang tuanya akan menyetujui mimpinya. Ternyata yang dipikirkan dengan fakta berbeda. Orang tuanya malah mempunyai mimpi tersendiri untuk si gadis itu dan juga karena biaya untuk kuliah kesehatan sangatlahh mahal.
Akh. Betapa sedihnya gadis ala lelaki itu dan mimpinya mesti ia kubur dalam waktu sekejap. Tetapi apa boleh buat si gadis harus mengikuti kemauan ibunya. Ia berusaha mengikuti kemauan ibunya ternyata gagal. Kegagalan pasti membuat si gadis ala lelaki itu sedih. Gadis ala lelaki kehilangan semangat untuk mewujudkan mimpi ibunya dan mimpinya sendiri. Kemurugan yang selalu si gadis lakukan setiap harinya tidak peduli motivasi atau semangat yang dia dapat dari keluarganya.
Ya. Namanya mimpi pasti dapat diwujudkan bila ada usaha. Puji Tuhan gadis ala lelaki ini mendapatkan anugerah Tuhan yang sangat luar biasa. Ia mendapat beasiswa dari salah satu perguruan kesehatan. “Yes!” Betapa senangnya gadis cantik ala lelaki ini.
Singkat cerita si gadis mulai mengikuti perkuliahan semestinya anak kuliah lainnya yang disebut mahasiswa. Tapi dasar anak gadis ala lelaki dari desa. Si cantik harus menyesuaikan keadaan di kota dan harus berani berkomunikasi dengan orang lain.
Ha ha. Dia bisa mendapat teman dan tidak susah juga si gadis cantik mendapat teman yang yang menerima dia apa adanya. Yang menemani dalam susah maupun senang. Si gadis cantik ala lelaki yang merasa kecanggungan saat berada di tempat berbeda bagi. Seiring berjalannya waktu si gadis mulai membiasakan keadaan di sana.Puji Tuhan si gadis  cantik ala lelaki ini dapat melawati semuanya secara baik karena selalu ada dukungan dari keluarga maupun teman.
Kuliah pasti banyak tantanganya, tapi namaya mimpi, ya, pasti susah pun akan dianggap mudah.
he he he. Banyak kenalan, pasti. Baik itu sesama jenis atau pun lawan jenis. Ada yang suka ada yang tidak, ada yang menyenangkan ada yang menjengkelkan. Pasti ada yang bertanya banyak kenalan pasti ada teman dekat alias pacar atau kekasih.
Ha ha ha. Merasa lucu sekali. Si gadis cantik ala lelaki memilih untuk sementara fokus kuliahnya.
he he. Fokus kuliah atau memang tidak ada yang naksir. Malu deh. Cantik tapi tidak ada yang naksir.
Sedih deh.
ha ha. Atau belum mendapatkan yang cocok, yang belum tepat.
he he he he. Jawabanya, “Mungkin begitulah.”
ha ha ha
Oleh : Sandra Bani
Editor: Heronimus Bani