Sukacita Pelayananku di Tengah Keluarga

Kotabes, KlasisAmarasiTimur, Dorce Nubatonis, S.Th telah melayani selama 4 tahun sebagai Calon Vikaris (Cavik/Magang) di GMIT Jemaat Imanuel Hausisi. Hari ini, Minggu (0105/22) ia dalam 2 kali kebaktian, ia mendapat kesempatan memimpin. Ia menjadi Pengkhotbah yang membuka bulan budaya GMIT di GMIT Jemaat Imanuel Hausisi, sekaligus sebagai “Perpisahan” dengan jemaat dimana ia menjadi pelayan “magang”. Dalam percakapan via aplikasi WhatsApp dengan tefnenokoroto.org, ia menyampaikan rasa sukacitanya melayani di tengah-tengah komunitas keluarganya sendiri.

“Sungguh bersyukur telah menjadi bagian dari pelayanan di tengah keluarga. Rasanya ada sukacita di sini karena sangat sering boleh mendapat teguran, nasihat dan peringatan dari kalangan keluarga sendiri. Mulanya agak ragu, tetapi faktanya berbeda. Dukungan kaum muda juga sangat membantu dalam tugas saya walau masih berstatus sebagai seorang calon vikaris.” Demikian Omy sapaan Dorce Nubatonis, S.Th.

Ia akan segera melaksanakan amanat penugasan oleh Majelis Sinode GMIT ke  Jemaat Efata Dalawang Klasis Pantar Barat. Keberangkatannya dalam waktu dekat ini bersama 4 rekannya. Kelima vikaris ini akan bertugas di bumi Tribuana sampai tenggat waktu sebagai Vikaris.

Ada harapan dan doa agar di tempat baru nuansa pelayanan mirip di tempat kelahiran dimana pernah melayani selama 4 tahun. Akhirnya, Omy berterima kasih kepada Jemaat Imanuel Hausisi tempatnya belajar bersama, berkarya bersama dan melayani bersama. Terima kasih secara khusus kepada Pdt. Silvana Messak-Manafe,M.Th dan seluruh presbiter dalam berbagai fungsi. Tuhan memberkati dalam tugas masa kini dan masa yang akan datang.

 

Sumber: Interviu, Omy Nubatonis
Editor: Pnt. Heronimus Bani