Persidangan Klasis Amarasi Timur XXI

Oebifai-tefnen0-koroto.org. Klasis Amarasi Timur melakukan Persidangan Klasis XXI dengan mengambil tempat di Jemaat Laharoi-Oebifai. Persidangan ini berlangsung dua hari, 12-13 Desember 2019.

Kebaktian Pembukaan Persidangan dipimpin oleh Pdt. Yulita Y. Lero, S.Th, yang sehari-hari bertugas di Jemaat Pniel Tefneno’ Koro’oto. Dalam khotbah yang didasarkan pada Filipi 2:1-11, Pdt. Yulita mengatakan bahwa gereja yang terus berkembang dalam ziaran di dunia ini, haruslah yang terus ada pada semboyan reformasi, yaitu Ecclesia Reformata semper reformanda secundum verbum Dei. Maka sangat penting untuk salung menghargai dalam kerendahan diri sebagaimana yang telah diteladankan Yesus Kristus Kepala Gereja.

Kebaktian Pembukaan ini sekaligus dirangkai dengan kebaktian Syukur HUT Klasis ke-42 bertempat.

Sementara melalui suara gembala yang disampaikan oleh Ketua Majelis Klasis Amarasi Timur, Pdt. Yappi Niap, S.Th menghimbau untuk selalu menjaga persekutuan sebagai jemaat dan pelayan dalam klasis Amarasi Timur. Pdt. Yappi Niap berterima kasih kepada para pendeta (emeritus) yang telah merintis pelayanan sehingga klasis Amarasi Timur bisa bertemu dengan ulang tahun ke-42.

Ketua Majelis Klasis Amarasi Timur mengatakan, persidangan klasis saat ini hanya akan membahas dan menetapkan program-program strategis untuk satu  periode yang akan datang, sedang penjabaran dalam program tahunan akan dibahas pada Persidangan Majelis Klasis bulan Januari 2020 mendatang.

Kegiatan disambung dengan pelayanan kasih (diakonia) kepada para pendeta emeritus yang diterima oleh 13 orang pendeta atau keluarga pendeta yang ada dalam klasis Amarasi Timur.

Kegiatan lagin yang mewarnai persidangan Klasis ini yaitu diskusi bersama mengenai HKUP 2019-2020 dengan pemateri Pdt. Delvi Poych Snae, S.Th, M.Pd.K, sekretaris Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Pelayanana Sinode (BPPPPS). Di sini Pdt. Delvi menekankan tentang bagaimana merencanakan program yang langsung menyentuh pada kebutuhan pelayanan jemaat dan karena itu memerlukankan data dari jemaat setempat dalam rangka menganalisa kebutuhan pelayanan.

Kegiatan hari pertama persidangan klasis ini lalu ditutup dengan kebaktian Penggembalaan Perjamuan Kudus yang dipimpin oleh Pdt. Leni Bees, S.Th

 

Laporan: Pdt. Papy Zina, S.Th

Editor: Admin

Foto: akun FB Bani Yediyah

3 comments