Karu ho m’ore te… Jika kamu lemah…

Karu ho m’ore te… Jika kamu lemah… Karu ho m’ore te, mrees Suur Akninu’ re’ antui mnak, onai: Atoin akurut ma akaet napenin upan ma pa’e arekot, natuin Uisneno kuun es re’ anhaan-mau sin. Karu tuaf bian anha’mui’ ki natuin hi mituin Kau, hi mipein upan ma pa’e arekot amsa’. Karu sin na’munu’ ki nok rais puta-kriut re’ na’re’uf ma […]

» Read more

Tae Tai Lasi/Rasi

Tae Tai Lasi/Rasi Sebagaimana judul sebelumnya, see simo soin sain, kali ini mainan kata pada tae dan tai. Dua kata ini ditemukan di komunitas penutur Uab Meto’ Amanuban. Di samping itu, dua kata ini disertai pula kata kalak. Bagaimana ceritanya? Mari ikuti uraian singkatnya. Penutur Uab Amanuban (Banam), menggunakan istilah-istilah ini dalam mengurus suatu perkara. Bila suatu perkara terjadi antar individu atau kelompok, mereka […]

» Read more

Prefix dalam Uab Meto’

(sedikit tentang) Prefix dalam Uab Meto’ Menengok dan membaca beberapa tulisan saya yang menggunakan kata-kata dalam Uab Meto’, seorang pembaca mengirim komentar yang menyejukkan sekaligus rindu untuk belajar. Ia menanyakan tentang prefix dalam Uab Meto’. Sesungguhnya, Uab Meto’ itu induk bahasa dengan cabang-cabang di dalamnya. Salah satunya Uab Amarasi. Saya penutur Uab Amarasi, untuk itu, saya mencoba mengurai prefix dalam Uab […]

» Read more

See Simo Soin Seon

See Simo Soin  Seon   Lelucon apa ini? Kata-kata pada judul ini rasanya aneh. Memanglah demikian. Sesungguhnya itu bukan judul, tetapi ada empat kata yang sengaja dijejer pada judul tanpa makna sama sekali. Mengapa? Di sini saya tidak hendak mengurai ilmu bahasa. Saya melihat makna sosiologisnya dalam kehidupan bersama. See,  artinya menyapa, menegur, memanggil hendak memohon permisi bertamu. Simo, artinya menerima, […]

» Read more

Sufan-Ka’un

Sufan-Ka’un Pengguna Uab Meto’ di Pah Meto memiliki begitu banyak perbendaharaan istilah yang kedengaran indah ketika diucapkan oleh penuturnya. Ketika mendengar yang indah, apakah orang yang mendengar, memahami maknanya? Cobalah bertanya pada seseorang ketika ia mendengar kalimat-kalimat seperti ini, “In nasuuf ma nakau’.” “Hi misuuf ma mikau’.” “Sin natua ma ntook bare naan. Sin nasufan ma naka’un tar ka maso’ik […]

» Read more

Diucapkan dalam Uab Amarasi

Koro’oto,tefneno-koroto.org. Mengucapkan do’a dalam bahasa daerah, merupakan suatu kebiasaan masyarakat pedesaan. Walau demikian, tidak semua anggota Majelis Jemaat dapat melakukannya secara baik, sekalipun pada keseharian, mereka menggunakan bahasa daerah. Hari ini, Minggu (13/10/19), seorang anggota MJ mengucapkan do’a dalam Uab Amarfasi sebelum membaca alkitab.  Bunyi do’a itu sebagai berikut: Koi Ama’ Uisneno, hai arkai, hai mtae hai tuam ein ii, […]

» Read more
1 2