Jumat Tak Biasa

Hari Jumat pagi ini Hari Jumat yang tak biasa sepi, hening, jernih, tanpa hiruk-pikuk tanpa genderang pasar tanpa deru pikap tanpa derap sepatu tanpa lipstik pemerah bibir tanpa dasi menggantung leher tanpa alunan musik syahdu tanpa kumpulan massa Jumat tak biasa ini ada bunyi dan gema lonceng gereja ada detak jantung berdebar degup ada nadi tetap mengalirkan darah ada mata […]

» Read more

Di manakah Tuhan?

Di manakah Tuhan?     Tuhan… Bolehkah aku bertanya hari ini, Di manakah Dirimu, Tuhan? Ketika dunia hiruk-pikuk dalam kepanikan, Ketika mayapada kacau dalam kegalauan, Ketika virus dan bakteri menebar teror Ketika produksi kata terus bertelor Ketika emosi tak hendak kendor   Tuhan… Bila kutanyakan pada penganut simbolik Mereka akan menunjuk simbol-simbol Binatang berkaki empat, tempat hunian para roh Pepohonan […]

» Read more

Menahan dan Melepas Waktu

Menahan dan Melepas Waktu Waktu, Kau menyapa kami. Waktu, Kau menyalami kami. Waktu, Kau melambai pada kami Waktu, Kau tersenyum ramah pada kaum dan massa. Waktu, Kau menebar kesempatan dan peluang. Waktu, makhluk berakhlak menghitung dan memperhitungkan dirimu. Waktu, makhluk berakhlak menempatkan dirimu dalam satuan-satuan. Waktu, makhluk berakhlak mengumbar janji untuk masa depan. Waktu, makhluk berakhlak mengingkari janji ketika tiba […]

» Read more

Sendunya Gesturmu, Mama!

Sendunya Gesturmu, Mama!   Mama, Membayangkan dirimu ragam kenangan terpatri jelas. Hendak kutengok jejak, semestinya dapat kutelisik. Hendak kuajak bercerita, sayangkan bagaimana mungkin? Hingga berlarut pun aku hanya dapat memandang gesturmu.   Mama, Kenangan penuh dalam genangan masa. Sesamamu menamaimu si ceriwis manis. Sesamamu dongkol berjongkok mendekatkan rasa. Hingga dapat mengayunkan jemari trampil.   Mama, Hari kesukaan para ibu tiba, […]

» Read more

Pasir Putihnya Merdana Ora

Kuayunkan langkah di pasir putih, kurasakan lembut gelitik pasir di kakiku. Kupandangi laut biru, mata seakan berkata kepada kaki tuk mencoba merasakan gelombang laut, mata terus memandang sekeliling laut, deru ombok jelas terdengar oleh telinga, kuayunkan langkah ke bibir pantai, kutatap nun jauh di sana di tangan, kugengam pasir putih lembut, kusyukuri keindahan karya-Mu, Tuhan   By: Merdana Ora  

» Read more

Kuntilanak Kampung

Kunti berkiprah, suraranya merdu berkibar. Kiranya dia telah lama dikerangkeng. Dunia religi dilahapnya, sekularisme dibabatnya. Ia sehat jasmani dan rohani. Merdu suara, atletis bodi tampilannya. Sopan berbusana hingga bergaya ketika mengangkat langkah bahkan duduk bersila ramah. Ketika Kunti membuka mulut, aliran kata bagai sungai bersumber danau tergenang. Ia menghipnotis burung bersarang di dahan pepohonan. Dedaunan pun bagai hendak terus menghijau […]

» Read more

Cerita Kampung Halaman, GMIT Pniel Tefneno’ Koro’oto

GMIT Pniel Tefneno’ Koro’oto Hari ini hari lahirmu. Hari ini engkau berhias di angka 88. Perjalanan itu begitu panjang. Banyak yg punya kenangan tak terlupakan di sini. Banyak peristiwa membekas telah mewarnai jejak hidup. Di sini menjalani masa kecil dan sekolah minggu. Di sini termeterai dalam pelukan kasih 3 nama yg esa: Bapa, Anak dan Roh Kudus. Di sini nama Yefta […]

» Read more