Mengapa Rumahku disebut Sekolah?

Mengapa Rumahku disebut Sekolah? (Refleksi pada Bulan Pendidikan GMIT) Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan (Amsal 1:7) Mula Aksara Sudah dalam pengetahuan masyarakat dan umat di lingkungan Gereja Masehi Injili di Timor bahwa setiap tahun selalu ada bulan tertentu yang ditetapkan untuk menjadi pergumulan bersama dalam satu topik pergumulan bersama. Satu di antaranya […]

» Read more

Seperti Apa Sekolah Dasar GMIT di masa Pandemi Covid-19?

Seperti Apa Sekolah Dasar GMIT di masa Pandemi Covid-19? (Refleksi pada Bulan Pendidikan GMIT)   Gereja Masehi Injili di Timor berdiri sebagai Organisasi Keagamaan yang mandiri pada 31 Oktober 1947. Ketika berdiri kepadanya telah diwariskan sejumlah besar institusi pendidikan, khususnya sekolah-sekolah rakyat (SR) yang berganti nama menjadi sekolah dasar (SD). Sebagai institusi pendidikan di bawah payung GMIT, kepada mereka disematkan […]

» Read more

Iman Imun Ilmu

Iman Imun Ilmu (Refleksi pada Bulan Pendidikan dalam GMIT) Kebijaksanaan akan memelihara engkau, kepandaian akan menjaga engkau supaya engkau terlepas dari yang jahat, dari orang yang mengucapkan tipu muslihat (Amsal 2:11-12)   Pengantar Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) telah menetapkan satuan bulan tertentu dalam tahun pelayanan berjalan sebagai pergumulan bersama seluruh anggota GMIT. Dalam tahun-tahun yang sudah berlalu […]

» Read more

Dalam Kebaktian Minggu di Siloam Metina

Dalam Kebaktian Minggu di Siloam Metina Kebaktian/Ibadah pada setiap hari Minggu dalam Jemaat/Umat beragama Kristen, rasanya menjadi suatu rutinitas belaka bila tidak memberi makna padanya baik oleh seluruh pelaku akta liturgis di dalamnya. Hal yang sedang dan sudah terjadi ratusan tahun hingga berabad sejak berdirinya jemaat-jemaat Kristen. Sakramen, peneguhan dan perhadapan, paling kurang tiga hal ini ada dalam kebaktian-kebaktian minggu […]

» Read more

Bahaya Mengancam Tak Terhindarkan

Bahaya Mengancam Tak Terhindarkan Kejadian 42:25-38 Siapapun tak menghendaki adanya sesuatu yang membahayakan dirinya sendiri, keluarga, dan komunitasnya. Itulah sebabnya dalam satu keluarga, sang kepala keluarga diasumsikan sebagai pengayom dan pemangku, tempat perlindungan dan perteduhan. Pada sang kepala keluarga isteri dan anak-anak menyandarkan diri untuk mendapatkan rasa nyaman. Ketika bahaya mengancam, isteri dan anak-anak berbari di belakang suami/ayah. Hanya seorang […]

» Read more

Perjamuan Kudus Subuh

Perjamuan Kudus Subuh Kamis subuh (18/06/20), anggota sidi GMIT Jemaat Pniel Tefneno’ Koro’oto berbondong-bondong dalam kelompok untuk dapat mengikuti Perjamuan Kudus yang tertunda pada Jumat Agung yang lalu akibat merebaknya virus korona. Setelah melalui pergumulan yang mendalam selama bulan-bulan terlewatkan akibat pandemi korona, kini sudah ada jalan terbuka walau terasa masih kurang nyaman. Tetapi kebaktian-kebaktian sudah dapat dimulai. Selanjutnya, pelayanan […]

» Read more

Advokasi menuju Radio Komunitas

Advokasi menuju Radio Komunitas Koro’oto,tefneno-koroto.org.- Minggu (14/06/20), telah menjadi satu titik sejarah di Koro’oto. Apakah dari sini akan berlanjut? Hal ini menjadi pertanyaan. Boleh jadi ya, boleh jadi, bingung hingga akhirnya belum dan tidak. Tapi, apakah tools yang sudah dimiliki menjadi mubazir? Jawabannya, “Saya kira Tuhan kecewa pada kita yang sudah memanfaatkan persembahan anggota jemaat melalui kolekte yang dikelola untuk […]

» Read more

Bersandiwara dalam Bahaya Kelaparan

Bersandiwara dalam Bahaya Kelaparan Kejadian 42:1-24   Sudah ada dalam pengetahuan kita yang membaca alkitab, khususnya bagian cerita Yusuf, bahwa akahirnya situasi kelaparan memaksa keluarga besar Yakob sang Israel itu untuk mengambil sikap. Sikap dan tindakan itu akan membuat mereka tetap hidup, sufaif di tengah kelaparan. Kabar tentang tersedianya makanan di Mesir telah terdengar juga pada mereka. Tapi, rupanya anak-anak Yakob […]

» Read more

Amanah yang Diterima Yusuf

Amanah yang Diterima Yusuf Kejadian 41:37-57   Yusuf telah memberikan opininya di depan Firaun setelah ia menyampaikan makna kedua mimpi Firaun. Tanpa basa-basi yang luar biasa, seorang pemuda berumur 30 tahun berbicara di depan raja Firaun dengan hikmat yang luar biasa. Ia membuat Firaun dan para punggawa kefiraunan tercengang. Kita kembali mengingat ayat 33 – 36 dalam teks berbahasa Amarasi […]

» Read more

Hikmat Yusuf

Hikmat Yusuf Kejadian 41:1-36 Membaca Kejadian 41:1-36, pasti seorang anak Sekolah Minggu kelas Tanggung atau Remaja dapat bercerita kepada teman-temannya di muka kelas. Ia akan bercerita secara lancar bila membacanyapun dilakukan secara benar atau mendengarkannya itu dalam keadaan sungguh-sungguh. Nah, bagaimana kalau yang bercerita itu seorang dewasa, tetapi dalam Bahasa Daerah, misalnya: Uab Meto’ secara umum atau pada cabangnya seperti […]

» Read more
1 2 3 4 6