Cemaskah pada Suasana Ibadah Kita? (1)

Pengantar Pada tanggal 26 April 2020, saya menulis satu catatan yang kiranya dianggap cukup panjang. Catatan itu saya tulis di beranda akun feisbuk Tateut Pah Meto Roni. Catatan itu berisi nuansa sekitar pendekatan beribadah umat ketika pandemi menyerang, sehingga harus mengikuti ketentuan yang dikeluarkan pemerintah dalam hal beribadah. Mengikuti cara itu maka diharapkan kita akan memutus rantai penyebaran virus korona yang pada […]

» Read more

Wayang Wahyu pada Malam Paskah di Koro’oto

Jemaat Pniel Tefneno’ Koro’oto melalui para muda dan Panitia Hari Raya Gerejawi pada masa raya gerejawi khusus Sengsara Yesus, Kematian, dan Paskah, telah merencanakan dan mewujudkan satu kegiatan pertunjukan kesenian. Pertunjukan kesenian yang ini didatangkan dari luar NTT yakni, Wayang Wahyu. Suatu pertunjukan wayang dengan menempatkan cerita kitab suci di dalamnya. Pdt. Papy Ch. E. Zina, S.Th dalam suara gembala […]

» Read more

Suasana Mencekam pada Minggu Kematian dan Kebangkitan Yesus (2)

 Nuansa Mencekam yang berbeda di April 2021 Tujuh Minggu berturut-turut kaum Nasrani berefleksi pada masa kesengsaraan Yesus. Majelis Sinode GMIT menghimbau anggotanya untuk berpuasa 7 kali. Puasa itu diharapkan bersamaan pada 7 kali hari Jumat. Tidak semua anggota jemaat baik secara individu, komunitas maupun institusi gereja (jemaat lokal) melakukannya. Bila ada yang melakukannya, tidak pula secara persis seperti yang dihimbaukan […]

» Read more

Suasana Mencekam pada Minggu Kematian dan Kebangkitan Yesus (1)

Pengantar Tahun-tahun yang terlewati, masa raya sengsara Yesus, kematian-Nya, penguburan-Nya diperingati secara berbeda oleh keluarga besar Gereja Masehi Injili di Timor. Paskah dirayakan dengan pawai akbar yang kiranya hampir mencapai suatu titik budaya keagamaan di dalam masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya, bahkan mungkin kelak akan digadang sebagai ikon wisata religi yang menarik wisatawan domestik dan mancanegara. Ini suatu perkembangan baru […]

» Read more

Babak Akhir Pembulian Yesus di Golgota

Pada suatu hari Jumat, ketika itu Pontius Pilatus menjadi Gubernur (wakil Pemerintah Kekaisaran Romawi) di Propinsi Yudea. Ketika Jumat itu tiba, kepada sang Gubernur kaum Yahudi memperhadapkan kepadanya seseorang yang oleh mereka telah diadili menurut hukum agama Yahudi. Pengadilan itu berlangsung secara adil menurut mereka, ketika mereka mendapatkan jawaban “pembelaan” dari Yesus. “Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, […]

» Read more

Surga itu Idaman Insan Fana

Menuju surga (sorga) tempat idaman setiap insan fana yang beriman, ber-Tuhan. Beriman kepada Tuhan saja tidak cukup dengan mengatakan telah lahir dalam keluarga yang taat beragama. Bertaqwa kepada Tuhan saja tidak cukup dengan mengatakan telah memeluk atau berpindah dari agama A ke agama B oleh karena ajaran agama sebelumnya meragukan sehingga keimanan menjadi diragukan. Surga menjadi kabur, kasih kepada sesama […]

» Read more