Cemaskah pada Suasana Ibadah Kita? (1)

Pengantar Pada tanggal 26 April 2020, saya menulis satu catatan yang kiranya dianggap cukup panjang. Catatan itu saya tulis di beranda akun feisbuk Tateut Pah Meto Roni. Catatan itu berisi nuansa sekitar pendekatan beribadah umat ketika pandemi menyerang, sehingga harus mengikuti ketentuan yang dikeluarkan pemerintah dalam hal beribadah. Mengikuti cara itu maka diharapkan kita akan memutus rantai penyebaran virus korona yang pada […]

» Read more