Suasana Mencekam pada Minggu Kematian dan Kebangkitan Yesus (2)

 Nuansa Mencekam yang berbeda di April 2021 Tujuh Minggu berturut-turut kaum Nasrani berefleksi pada masa kesengsaraan Yesus. Majelis Sinode GMIT menghimbau anggotanya untuk berpuasa 7 kali. Puasa itu diharapkan bersamaan pada 7 kali hari Jumat. Tidak semua anggota jemaat baik secara individu, komunitas maupun institusi gereja (jemaat lokal) melakukannya. Bila ada yang melakukannya, tidak pula secara persis seperti yang dihimbaukan […]

» Read more

Suasana Mencekam pada Minggu Kematian dan Kebangkitan Yesus (1)

Pengantar Tahun-tahun yang terlewati, masa raya sengsara Yesus, kematian-Nya, penguburan-Nya diperingati secara berbeda oleh keluarga besar Gereja Masehi Injili di Timor. Paskah dirayakan dengan pawai akbar yang kiranya hampir mencapai suatu titik budaya keagamaan di dalam masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya, bahkan mungkin kelak akan digadang sebagai ikon wisata religi yang menarik wisatawan domestik dan mancanegara. Ini suatu perkembangan baru […]

» Read more

Babak Akhir Pembulian Yesus di Golgota

Pada suatu hari Jumat, ketika itu Pontius Pilatus menjadi Gubernur (wakil Pemerintah Kekaisaran Romawi) di Propinsi Yudea. Ketika Jumat itu tiba, kepada sang Gubernur kaum Yahudi memperhadapkan kepadanya seseorang yang oleh mereka telah diadili menurut hukum agama Yahudi. Pengadilan itu berlangsung secara adil menurut mereka, ketika mereka mendapatkan jawaban “pembelaan” dari Yesus. “Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, […]

» Read more

Pedihnya Kemenangan

KORO’OTO.- Hari Jumat ini, umat bergereja se-jagad merayakan Kematian (wafat) Yesus di salib. Membaca catatan Markus dalam Markus 15 : 1-41 (dan cerita yang sama dalam Matius, Luas dan Yohanis), pastilah berpandangan dan opini saling berbeda. Mengapa? Kaum Kristen yang percaya Yesus mati/wafat demi menebus manusia yang berdosa.  Kata kunci yang berkali-kali dilafalkan. Kata kunci yang kemudian dapat menjadi batu […]

» Read more

Rekonstruksi Malam Menuju Jumat Agung

KORO’OTO.- Malam ini bila saja di semua jemaat bergereja dapat membuatkan suatu rekonstruksi saat-saat kesengsaraan Yesus, mungkin malam ini ada api unggun, ada Yesus di sana, ada Petrus yang ikut ambil bagian dalam berdiang di perapian itu, dan ada perempuan yang menegur atau orang-orang yang juga turut di perapian itu. Dapatkah dibayangkan rekonstruksi itu? Jawabannya, mudah! Mengapa? Ada film Yesus […]

» Read more