Mataku Matamu

Saudaraku, Tuhan Sang Pencipta menempatkan alat-alat indra yang disebut Panca Indra pada tubuh yang sempurna. Ada mata (alat penglihat), ada telinga (alat pendengaran), lidah (alat pengecap, perasa), hidung (alat pembau, pencium aroa), dan ada kulit (alat peraba). Semua ini ditempatkan pada bagian yang terlihat, kecuali lidah yang berada di dalam rongga mulut, namun besar fungsinya. Pagi ini saya membaca kitab […]

» Read more

Truun ma treo’ meup reko

Aok-bian manekat anbi Yesus Kristus. Afina au ‘bi ke’en. Naan au ‘aan aan neno niim een, karu au ‘so’i ‘murai u’ko Neon Nima’ oras apairoirt ein neman ma npairikas kai tuaf bo’ nua mniim. Au ‘mees kuuk es re’ upein basan ma’tani’ he kais a’poi u’ko umi. Mes au ro he ‘poi he ‘hoi manas. Rarit na’ au ‘taam a’fain. […]

» Read more

Sudahkan Anda Menemukan Damai?

Sudahkan Anda Menemukan Damai?   Setiap Desember kata yang selalu diperdengarkan pada umat dan jemaat di dalam gedung dan atau rumah gereja yaitu, damai. Proklamasi kedatangan Kristus terus dikumandangkan sejak Minggu Advent Pertama hingga Keempat. Lalu, kata damai turut menghias bibir para Pemberita Firman Tuhan. Di sisi dunia sekuler, damai juga menjadi buah bibir tak berkesudahan, berhubung konstitusi negara tertuang secara amat […]

» Read more

Tanda Cinta pada Rumah Tuhan

Mazmur 26:8-12, ayat ke-8 berbunyi demikian, “TUHAN, aku cinta pada rumah kediaman-Mu dan pada tempat kemuliaan-Mu bersemayam. Saudaraku, orang Timor di Pah Amarasi mengenal istilah-istilah seperti Umi Mnasi’ dan Uim Nono. Dalam budaya masyarakat adat orang di Pah Amarasi jenis rumah seperti ini secara konstruksi sudah tidak ada, tetapi secara fungsional rumah dengan konstruksi apapun dapat menjadi Umi Mnasi’ atau Uim Nono. Dalam rumah yang demikian, […]

» Read more